Nyatanya, kaktus memang bisa dimakan lho, Ma! Bahkan, ia adalah salah satu bahan makanan pokok bagi orang Meksiko. Mereka yang pernah memakannya berkata, kaktus memiliki tekstur yang renyah dengan perpaduan rasa asam dan asin.
1. Kaktus mengandung serat untuk melancarkan pencernaan
Nah, selain buah dan sayur, kaktus juga termasuk tanaman yang tinggi akan serat. Otomatis, mengonsumsi tanaman ini secara rutin akan melancarkan pencernaan Mama.
2. Serat pada kaktus dapat menurunkan kolesterol
Bahkan, khasiat kaktus untuk menurunkan kolesterol sudah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Universitas Wina. Mereka mengamati kadar kolesterol 68 wanita yang rutin mengonsumsi kaktus dan menurunkan kadarnya turun hanya dalam waktu empat minggu.
Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi kesehatan. Seperti yang kita tahu, kolesterol adalah penyebab penyakit jantung hingga stroke.
3. Kaktus dapat menurunkan gula darah pada penderita diabeteKaktus adalah menu makanan yang sangat baik bagi penderita diabetes, terutama penderita diabetes tipe 2. Pasalnya, tanaman ini mengandung serat dan pektin yang mampu mengontrol penyerapan gula pada tubuh.
Selain itu, tanaman ini meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang bertugas mengubah makanan menjadi energi dan mengontrol gula darah. Semakin tinggi sensitivitas insulin seseorang, ia akan lebih mudah mengontrol gula darah.Namun perlu diingat, kaktus hanyalah makanan pendamping. Tetap konsumsi obat-obatan dari dokter agar pengobatan diabetes tetap berjalan maksimal.
4. Kaktus mengandung vitamin untuk mempercepat metabolisme tubuh
Selain itu, serat yang ada pada tanaman ini akan membuat Mama kenyang lebih lama. Mama pun lebih mudah mengontrol jumlah makanan.
5. Kandungan bio-flavonoid pada kaktus dapat menyembuhkan peradangan
Dengan kata lain, konsumsi kaktus dapat menyembuhkan peradangan. Bio-flavonid tersebut akan menetralkan sekaligus menghilangkan rasa sakit dari peradangan yang sedang dialami.
6. Kaktus mengandung antioksidan untuk mencegah dan melawan sel kanker
Namun, tidak hanya mencegah, kandungan antioksidan tersebut juga dapat melawan sel kanker yang ada di dalam tubuh tanpa merusak sel-sel yang masih sehat. Bahkan, saat ini peneliti sedang mengembangkan kaktus sebagai obat kanker.
7. Cara mengolah kaktus
Sebelum diolah, tentu duri-duri yang ada pada batang kaktus harus dibersihkan terlebih dahulu. Caranya dengan mencuci batang kaktus menggunakan garam dan merebusnya. Proses ini akan merontokkan duri-duri yang ada.
Setelah duri tersebut bersih, Mama bisa mengolahnya menjadi berbagai jenis masakan. Ia bisa diolah menjadi makanan pembuka, makanan utama, hingga makanan penutup.







Comments
Post a Comment